Skip to main content

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona



Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan.

hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahkan bareng komunitas, tapi semua itu tinggal rencana di tahun ini, dikarenakan pandemik ini yang memaksa kita harus dirumah.

Namun semua ini ada hikmahnya, dan saya bilang bahwa tahun ini adalah Ramadhan teristimewa, kenapa?, karena tahun ini Ibadah kita menjadi lebih berproduktif.

Biasanya di hari pertama puasa saja kita buka bareng keluarga..., berusaha pulang lebih awal dari tempat kerja, buat ngejar buka puasa bersama keluarga dan tarawih di masjid, namun kali ini ada yang berbeda, kita bisa buka puasa bareng keluarga tidak hanya di hari pertama saja tapi setiap hari, nikmatkan rasanya , biasanya hari kedua , ketiga dan seterusnya kita hanya bisa berbuka di kantor atau diperjalanan, tapi kali ini setiap hari buka puasa bareng keluarga tercinta,  pastinya kita juga harus kreatif dalam membuat menu puasa biar orang rumah tidak bosen dengan menu puasa yang itu- itu saja,

Ekonomi | Tips Masak Hemat Ketika Lebaran

Dan biasanya setelah berbuka, kita menunggu waktu isya dan bergegas untuk pergi ke masjid melaksanakan sholat tarawih berjama'ah, namun dengan kondisi saat ini, para ulama dan pemerintah sudah menyarankan untuk tetap beribadah dirumah, maka kita menjalankan ibadah sholat tarawih di rumah dan ini semakin memberikan rasa haru, bukan karena tidak bisa pergi  dan sholat di masjid, namun hikmahnya sekarang para ayah dan kaum adam lebih produktif nih dari sisi ibadah, karena diberikan kesempatan  kepada Allah untuk berlomba menjadi imam yang sesungguhnya dalam memimpin sholat berjama'ah,  dan ini menjadi tantangan buat para kaum adam untuk membetulkan bacaan sholat dan menambah surat bacaan dalam sholat di setiap rakaatnya.

Utah's Muslim dads lead by example, and stress choice, not force ...

Selain itu di bulan ramadhan ini, kita tidak hanya menjalankan ibadah puasa saja, namun juga berusaha melakukan hal - hal kebaikan, terutama dalam kondisi saat ini, adalah momentnya untuk menambah pahala kita  dengan membantu kesulitan orang lain terutama memenuhi kebutuhan sehari - harinya yang kita niatkan sebagi sedekah, kalau ramadhan tahun -tahun sebelumnya mungkin kita suka bingung mau bersedekah kemana, namun saat ini banyak sekali  wadah untuk menyisihkan sebagian harta kita dalam bentuk donasi atas dampak COVID-19 ini,

KASKUS Peduli Covid-19

Biasanya kalau bulan puasa bawaanya suka males ngapa- ngapain, kepinginnya tidur, memang sih bulan puasa tidur itu bagian dari ibadah, tapi kalau kebanyakan tidur juga kurang baik, apalagi kita sudah menjadi bagian kaum rebahan , karena sudah terlalu lama di rumah *hahaha, dan mulai bosen juga kan ya, ternyata di ramdhan ini banyak juga aktivitas yang dapat kita ikuti, buat meningkatkan ibadah dan keimanan kita agar bisa tetap produktif saat ini, bisa mengikuti kajian - kajian online dan juga bisa mengikuti kelas -kelas online yang dapat meningkatkan skill kita atau sekedar hobby , biasanya selama ini kita sibuk dengan rutinitas kita sampai untuk datang ke kajian atau beberapa workshop aja sampai tidak sempat, namun dengan kondisi saat ini kita dapat mengikuti beberapa kegiatan online di beberapa waktu pastinya.

Woman Working From Home

Nah itu kenapa ramadhan kali ini  sangat teristimewa, ternyata wabah covid -19 ini merupakan rahmat yang di berikan oleh Allah, saya yakin bahwa segala ujian atau cobaan yang kita terima, pasti terkandung akan hikmah, dan ramadhan kali ini semakin terasa hikmahnya banyak sekali, yang pasti meningkatkan sikap sabar kita ,serta kualitas ibadah dan kemampuan kita pun terus meningkat,  begitu juga dengan berbagai aktivitas yang kita ikuti membuat kita selalu berfikir positif dan kreatif.

semoga dalam situasi pandemik ini, semakin meningkatkan energi positif dalam kehidupan kita dan pencapaian dalam menentukan masa depan kelangsungan hidup kita, semoga ramadhan ini menghantarkan doa kepada Allah subhana wa ta'allah, agar wabah Corona ini cepat mereda.



Comments

My New Journal said…
MasyaaAllah..ikut tersemangati setelah membaca tulisan ini. Terimakasih mba
Aishanafi said…
Semoga kondisi ini segera berlalu, dan kita bisa mendatangi majlis ilmu ,silaturahmi dengan keadaan yang lebih baik lagi ��
Aamiin mba smoga segerai usai wabah ini aamiin..
Amiin Ya Robbal 'alamiin.. aku sedih ramadhan tahun ini belum ketemu orang tua, cuma sapa via Video Call Aja.. semoga wabah ini cepat berlalu yaaa
Setuju mba banyak banget hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini
SHalikah said…
Nice sharing Mba.. Saya yang kadang suka termasuk dalam kaum rebahan, sekarang jadi terpacu untuk lebih baik.. Hehe
anna rainsakina said…
Terima kasih buat sistafillah untuk responnya , semoga dengan adanya pandemic ini, tidak menurunan produktifitas kita ya
Life Traveller said…
MasyaaAllah banyak hikmah yang luar biasa sekali dari ujian ini yah ,jazaakillahu khairan atas ilmunya mom
setuju mbak, meski banyak sedihnya, tapi allah gak pernah gak tunjukkan kasih sayangNya yaa. pasti ada banyak hikmah & pelajarannya 💛💛
anna rainsakina said…
Dimana ujian yang di berikan oleh Allah...pasti ada janji Allah yang sangat Indah..Allah hualam
Aamiin Ya Allah....
Puspita said…
Aamiiin, semoga wabah ini segera diangkat, dan kita tetap bisa sabar dan produktif hingga itu terjadi.
annisalestari said…
Aamiin Allahumma Aamiin... ❤️
Zakia Widayanti said…
Aamiin, semoga bisa segera membaik keadaannya ya mba. Dan dibalik ujian ini ternyata masih banyak hikmah yang bisa diambil
Iva C Wicha said…
Aamiin..semangat bersama ya mba
Deka Agustin said…
Aamiin.... Semoga doa² kita semua diijabah
Pandemic ini segera berlalu & bisa berkumpul lagi dgn ortu, saudara, & sahabat dgn tanpa was² lagi. Sehat selalu untuk kita semua. Aamiin
ms.prims said…
kelas onlinenya ikut d mna mba
Febrina said…
Nice share mba
nunung nurlaela said…
Aamiin Ya Allah. Betul, ramadhan 1441 H sungguh istimewa. Kita diuji dgn wabah yg mematikan dan mau gak mau kita harus di rumah saja. Namun, kita harus tetap gembira dan semangat ya! Bismillah
anna rainsakina said…
ms.prims bisa cek di maubelajarapa.com, kursusku.com, ada beberapa yang luar negeri juga sih

Popular posts from this blog

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah