Skip to main content

Setitik Kesedihan

Jam menunjukan Pukul 2 dini hari... *hening dan kosong 

Mata ini masih terjaga sangat kuat, dan kepala ini penuh dengan berbagai hal

Bulan terakhir di penghujung tahun , pastinya wujud yang dinginkan sesuai dengan espektasi
Rasanya ingin semua hal" tiap detik,menit, jam bahkan hari bisa terealisasikan
namun pada kenyataannya tidak semua hal itu dapat terwujud dengan sempurna

Banyak sekali kesenangan,kebahagiaan dan kesedihan yang terlintas bagai rekaman film dokumenter dalam ingatan... dan mungkin ini akan selalu terulang di dalam perjalanan hidup kita

moment yang paling menyenangkan dan membuat hati bahagia adalah, masih bisa berkomunikasi dengan anggota keluarga disela  waktu yang bisa dikatakan cukup sempit, masih bisa menyapa dan hang out bersama sahabat dan kawan, masih bisa menikmati hal" baru dengan kawan baru yang memiliki hobby dan profesi yang luar biasa diantara pekerjaan yang membuat kepala, ekspresi pikiran bentuknya sudah ga jelas seperti apa * .


Namun disela kebahagiaan ada setitik kesedihan, kesedihan di tinggal oleh orang - orang yang hampir setiap hari ada dalam potret kehidupan kita (keluarga, sahabat bahkan rekan kerja)

Rasanya lebih menyedihkan ditinggal mereka dibandingkan ditinggal pacar loh...*hahaha
banyak hal dan moment yang dihabiskan sama-sama dan semua itu menjadi memory yang tersimpan dengan rapih  nantinya #sahelah

“Promise me you'll always remember: You're braver than you believe, and stronger than you seem, and smarter than you think.” 

― A.A. Milne

Comments

annisa said…
halo mba rainsya yg manis dan sedkit menggalau :p
sy adlh pengunjung yg tersesat masuk k sebuah blog yg indah dan cantik ini yg kini mulai betah looking around :)
awal mula,sy lagi gugling mngnai kaskus,drsitu trdamparlah saya disini hihihi.. oya mba kerja di kaskus ya?asyik yah :)

but alngkah baiknya klo sy memperkenalkan diri dgn masternya dl alias tuan rmhnya lgsng hehehe..
prknalkan nama saya annisa dr tasik salam knl ya mba..
sgtu dl deh prnakalan diri dr sy,takut brkepanjangan :p

~ regards,
Annisa
Mardee W said…
yaah, yg jalan-jalan di Jepang belum diposting ya?
padahal udah nunggu :D

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah