Skip to main content

Cool Competition


Beberapa Minggu ini saya lagi tertarik dengan tontonan baru mungkin karena usah bosen dengan tontonan reality show seperti American Idol dan sejenisnya yang sudah mulai menjamur di beberapa stasiun televisi di Indonesia, ada salah satu reality Show lagi nih ajang kompetisi memasak....dan yang buat saya suka nontonnya pesertanya masih anak – anak... * Kalah Gw...

Makin terpesona adalah hasil masakannya mereka luar biasa udah kaya para chef handal hotel bintang lima gitu deh....Gan
Nama salah satu the reality talent show ini adalah Junior Mastercheft Autralia 2010 yang disiarkan oleh salah satu Televisi swasta di Asutralia.

Sebenernya acara ini sudah ditayangkan dinegaranya dan memeperoleh rating juga..cuman di Indonesia baru disiarkan beberapa minggu ini di salah satu telivisi luar star world dipertengahan Januari....kompetisi ini di ikuti oleh 5500 peserta yang mendaftar dan diperoleh 50 anak yang memiliki bakat luar biasa dalam memasak dari usia 8 s.d 12 tahun, dan dari 50 anak tersebut terpilihlah 16 calon junior mastercheft.

they have talent for cook :



Gak nyangka mereka ini menciptakan menu masakan yang memilki citarasa tinggi...
Nih hasil masakan kreasi mereka yang memiliki cita rasa tinggi
Jangan pada ngiler ya...... ^_^
Resep para kontestan :

Dan The Junior Mastercheft 2010 this is it :

Berharap di Indonesia juga ada nih kompetisi kaya gini...walaupun sebelumnya pernah ada disalah satu stasiun tv swasta namun itu sudah profeional cheft....sedangkan ini yang belum jadi profesional tapi mereka memiliki talent dan hobby dalam memasak...its cool

Mau lihat keseluruhan profile para youth cheft muda ini disini nih




Comments

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah