Skip to main content

Nekad Nonton Timnas di GBK

Beberapa minggu belakangan Semua orang memebicarakan Persepak bolaan Indonesia...khususnya berbicara Timnas kita yang di Sanjung dan Puji..seperti Irfan Bachdin, Gonzales (yg memilih utk menjadi WNI ), Firman Utina, Okto, Nasuha dan BP, karena permainannya yang bagus *dilihat dari sejarah timnas kita, permainan mereka sudah semakin baik.

Penasaran dengan aksi timnas kita, berkeinginan untuk melihat langsung permainan semi final mereka dengan Filiphina di stadion Glora Bung Karno yang dikenal dengan sebutan "GBK"

Bermodal nekad dengan desy (cuman dia yang bisa gw bawa nekad dan seneng juga nonton bola) pukul 15.00 kita sudah ada di kawasan senayan dan sangat luar biasa lautan manusia dengan warna merah dan putih berada di stadion GBK.
berbagai ornamen - ornamen di perjualkan dan banyak para supporter yang membeli untuk mendukung timnas kita
Me & Desy
Dan pastinya kami bingung kemana harus membeli tiket...karena tiket katanya sudah sold out...alternatif lain adalah "mencari calo tiket" wuiih harganya 2 x lipat dari harga tiket aslinya paraaaah!!!

Ini tiket seharusnya @ Rp.50.000 jadi Rp110.000

catatan buat PSSI mohon untuk management ticketingnya dibenahi dooong...misal tiketbox di hari - H di buka di pintu berapa aja tapi tidak ada direction untuk itu dan untuk yang telah membeli tiket beberapa hari sebelumnya di buat beberapa pos untuk menukarkan kupon dengan tiket masuk dan di berikan waktu untuk pengambilan menjadi beberapa tahap.sehingga tidak ada yang ribut tidak dapat tiket dan menukarkan tiket bahkan tidak dapat masuk Stadion GBK

Setelah dapet tiket langsung kita masuk ke dalam * tips buat yg mau nonton di GBK klo bisa 2 jam sebelumnya deh...biar bisa masuk dan dapet tempat yang nyaman. kebetulan posisi duduk kita paling atas pas di belakang gawang.





Padahal masih 2 jam lagi pertandingan baru di mulai, namun para supporter sudah hampir memenuhi stadion GBK



Sambil menunggu dan menikmati luasnya lapangan sepak bola GBK tertangkap view yang cukup bagus di sore hari dari dalam stadion GBK

Setengah jam sebelum pertandingan para timnas dan tim Filiphina mulai memasuki lapangan untuk mencek lapangan, dari timnas saat itu terlihat markus sang keeper melakukan pemanasan dan beberapa timnya
Tepat jam 7 acara mulai dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, semua Supporter menyanyikan lagu tersebut * merinding dan sedikit terharu sudah lama tidak mendengarkan lagu indonesia raya di nanyikan bersama-sama dan ini dinyanyikan ribuan orang secara langsung.


dan pertandinganpun di mulai...muka -muka tegang mulai terlihat dari para pendukung timnas Indonesia * pastinya satu stadion pendukung Timnas Indonesia hehehe.....

Dan Menit ke 70 di babak I dengan nomor punggung 9 Gonzalez berhasil mencetak gol 1 - 0 untuk Indonesia, luar biasa sorakan In- do - ne - sia...riuh serentak di dalam stadion GBK

Sebenarnya peluang sangat banyak untuk memeperoleh goa, permainan tim mereka sangat luar biasa bagus...banyak serangan yang dilakukan oleh timnas kita samapai tim lawan Filiphina kewalahan dan geram..., namun sampai menit terakhir babak II mereka hanya memberikan satu goal atas Indonesia.

Dan pastinya Indonesia masuk final dan bertemu dengan Malaysia lagi....
Berharap tim kita Timnas bermain lebih bagus lagi untuk melawan tim yang satu ini, jangan di anggap remeh tim Malaysia bisa dikatakan cukup tangguh karena mereka akan mengandalkan Pemain - pemain muda dalam tim mereka * bisa dikatakan mental dan semangatnya cukup besar dan permainan mereka di beberapa minggu ini sangat luar biasa serangan - serangannya bisa dikatakan seimbang dengan permainan timnas kita saat ini

Semangat Buat Timnas Indonesia sematkan Garuda di Dada kalian! ^_^

Garuda di dadaku

Garuda kebanggaanku

Ku yakin hari ini pasti menang..

Kobarkan semangatmu

Tunjukkan keinginanmu

Ku yakin hari ini pasti menang..




Comments

Anonymous said…
keren jg kostum-nya bu....
anna said…
hahaha...yang penting merah putih lah... :P
Unknown said…
hahaha,,jadi inget kegilaan kita waktu itu :D

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah