Skip to main content

Siapa sih ZAKUMI ?

Bulan Juni pada tahun ini adalah bulan dimana hampir semua orang terjangkit demam....gejalanya ....mata lelah dan mengantuk penyebabnya adalah sering begadang dan penyakit ini di sebut "Demam Piala Dunia".ini tahunnya bagi negara Afrika Selatan menyelenggarakan pertandingan sepak bola antar negara (sayang Indonesia belum lolos...).

Afrika benar -benar sangat antusias sebagai tuan rumah gak tanggung - tanggung dibangun 9 Lapangan Sepak bola taraf  internasional :Capetown, Port Elizabeth, Durman, Bloemfontain, Johannesburg, pretorian, rastenburg, Polokwane, Nelspruit.

Sebenernya ada yang lebih menarik lagi buat saya Maskot dari World Cup 2010 ini, maskot Macan tutul yang dilahirkan pada 16 Juni 1994 dimana tanggal dan tahun itu adalah momen bersejarah bagi Afrika Selatan. dengan kulit berwarna kuning dan rambutnya berwarna Hijau, diberi nama  "ZAKUMI" perpaduan dengan 'ZA' menandakan Afrika Selatan dan kata 'KUMI' yang artinya 10 menandakan ada sepuluh bahasa yang digunakan pada negara tersebut, warna rambutnya itu melambangkan rumput dari 9 stadion sepak bola yang ada disana.dan bola ditangannya menunjukkan bahwa kecintaan terhadap olah raga sepak bola.

Zakumi ini sangat bersahabat, ia diciptakan untuk memanjakan para pendukung serta para pemain dari setiap negara yang bertanding, sikapnya yang bersemangat dan atraktive membuat para seporter dan pemain merasa ikut bersemangat dan menciptakan bahwa negara Afrika Selatan adalah negara yang penuh dengan kehangatan begitu juga penduduknya.

Ia berusaha menciptakan kesan bahwa Afrika Selatan adalah negara yang patut untuk di kunjungi dan tidak akan pernah terlupakan serta menunjukan bahwa Afrika Selatan layak menjadi tuan rumah bagi World Cup 2010.

" Bravo for South of Africa!!! "






Comments

dsy said…
wah aku suka bola tp info yg begini suka luput niy.. :p
http://livingdaisy.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah