Skip to main content

Perjalanan pada satu kota kecil

Keinginan traveling ke kota Jogja malah tertunda lagi....... (T_T) (waduuuh sampai kapan niiih...)
Tapi aku tetap kepingin jalan-jalan kesempatan ada longweekend di akhir bulan lalu, akhirnya tertuju pada salah satu kota, kota yang dikenal sebagai kota hujan, terakhir kali aku pergi dan menikmati kota ini 2 tahun yang lalu (cukup lama juga ya... :P )


Perjalanan bagpacker, setelah diskusi transportasi apa yang akan digunakan, akhirnya kita pilih KA (Kereta Api) berhubung perginya pas hari libur sepertinya solusi tepat jika pilih alat transportasi ini dengan Jurusan kota - Bogor kelas Ekonomi murah hanya Rp. 2500, /org perjalanan kurang lebih 1 jaman sampai di stasiun bogor dan perhatian buat yang memilih naik KA ekonomi waspada sama barang bawaan terutama dompet dan hp (masyaallah copetnya buaaaanyak banget)



Tiba di stasiun Bogor, bingung mau kemana akhirnya tujuan ke kebun raya bogor dengan angkot 03 (lupa jurusannya kemana) dan hampir sama seperti di bandung, hati-hati juga dengan no.angkot semua serupa tapi tak sama jurusannya, makanya perhatikan warna strip yang ada pada angkot tersebut warnanya berbeda setiapa jurusan...tapi mudahlah jika ke Bogor, nyasar juga bisa cepet ketemu lagi karena kecil kotanya.....sampai juga di tengah kota angkot tersebut mengitari Kebun Raya Bogor kami sampai sekitar jam 10.30 WIB, masih ada waktu muter-muter di sekitaran KRB, sambil menunggu sholat jum"at

Niat untuk menginap 1 malam di bogor terpaksa gagal karena hampir semua hotel full booking (kondisi penginapan hampir disemua kota-kota yang ada di Indonesia jika longweekend susah betuuuul!) berarti akan kembali ke jakarta lagi yang pasti dengan KA

Kota bogor tidak seperti 2 tahun lalu saya datang....mungkin kondisi kota yang sudah berbeda hampir menyamai Bandung tapi tidak secrowded Bandung pada saat weekend. jam menunjukan jam 12 siang waktunya untuk temanku sholat jum'at berhubung niatnya mau sholat di masjid besar tapi karena tidak keburu akhirnya kita cari masjid atau surau di pemukiman penduduk.

Disaat kawanku berada di dalam surau berbaur dengan warga disana aku duduk dipelataran surau.....cukup sedih juga melihatnya....kecil sekali surau itu..(karena aku tidak bawa kamera, ga punya dokumentasinya (T_T) ) surau yang berada di paling belakang pemukiman penduduk mungkin luas bangunannya kurang lebih 15 x 6 m kecil banget ya....cukup bersih....semilir hembusan angin yang menyejukan walalupun suhu udara cukup panas saat itu, mungkin dulunya surau itu dibangun karena masjidnya jauh, malah ada beberapa jema'ah, warga yang dari seberang jalan (pemukiman lain ) datang ke surau itu kalau aku bilang cukup jauh dan para pedagangpun juga berdatangan untuk sholat disitu, saya jadi kepikiran seandainya surau itu tidak ada mungkin mereka agak enggan pergi ke masjid.

Selesai jum'atan berlanjut perjalanan kami, karena perjalanan ini tidak terplanning dengan baik..bingung mau kemana lagi dan terlintas ingatan dengan salah satu Mall di bogor karena pada saat perjalanan idari stasiun itu melewati mall tersebut, Botani Square, salah satu mall paling besar di kota Bogor.....seperti biasa susana mall gak jauh beda dengan mall-mall yang ada, tapi ada suasana berbeda dan cukup nyaman yaitu foodcourtnya cukup luas tapi tidak terlihat crowded di tengahnya ada 2 kolam dengan air mancur (sayang ga ada gambarnya lagi ^_^ ) sangat nyamanlah untuk berlama - lama duduk di salah satu tempat makan yang ada dilantai itu.... atau sekedar menunggu atau ngumpul bareng temen.

waktu sudah menunjukkan saatnya untuk pulang nih....prediksi akan naik kereta yang terakhir, tapi sebelum pulang pastinya tidak terlupakan dengan oleh - oleh dari kota Bogor, mungkin akan terbersit dipikiran kita tidak jauh dari talas Bogor sama roti Unyil, tapi kali ini aku mencoba yang lain, kepingin bawa Macceroni panggang atau Apel pie, lumayan cukup lama mencari tempat ini karena saya belum pernah mendatangi tempat itu sebelumnya, akhirnya kita berencana mencari dengan berjalan kaki (hmmm.. lumayan juga tapi its fun... ^_^)

Ternyata tempatnya rumah lama yang dibuat seperti cafe, dan wow!!! banyak betul yang makan dan beli makanan tersebut sebagai oleh - oleh sampai aku ga kebagian :( harganya itu untuk macceroni panggang yang medium Rp. 45.000, * catatan : jika ingin beli macceroni panggang disarankan untuk memesan dulu terlebih dahulu by phone....jika tidak ingin menunggu satu jam an.


tetap saya berniat pulang harus bawa oleh-oleh, cukup kecewa sih karena keinginan saya gak tersampaikan keluar dari cafe itu saya melirik tanda panah dengan tulisan lasagna gulung hmmm...penasaran aku menuju kesebelah cafe ini, dan ternyata hampir sama dengan toko sebelah tapi ini khusus lasagna dan alhamdulillah aku kebagian tanpa harus menunggu 1 jam :D harganya itu sekitar Rp 54.000


Hmm.. jalan - jalan sudah, oleh-oleh sudah di tangan, berarti waktunya pulang... kami meluncur ke stasiun Bogor, kembali ke Jakarta dengan menggunakan KA jurusan Bogor-Kota dan kali ini mencoba kereta yang Ekonomi AC Rp 5.500/org kami berangkat dengan kereta trakhir puku 19.30 WIB dan cukup nyaman.....

sampai Jakarta sekitar jam 9 malam, dan melihat lampu - lampu kota dari setiap gedung - gedung yang menjulang tinggi. dan terbersit "semoga esok membawa cahaya hati yang menyenangkan dan berjibaku dengan rutinitas seperti biasanya"



Comments

annaaa banana..ga sangka gw loe bakat nulis juga ternyata hehehe
tapi bagus naaa..
anna ke banduuung dong kangen gw...
anna rainsakina said…
ini pasti Uji nih...iya gw kpingin ke Bandung...

Mau tau suasana Bandung setelah beberapa tahun gw tinggal hehehe... ^_^

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu Densus 88

Beberapa hari lalu, seharian di rumah, gak ada yang bisa di kerjain selain gonta ganti channel TV, dan isinya sama semua....terutama untuk beritanya....isinya tentang pengepungan markas teroris yang di duga pimpinan dari Nurdin M Top, pengepungan di lakukan oleh tim Densus 88...mmm agak tertarik juga nih dengan tim ini. Jujur aku gak pernah tau apa itu Densus 88, penasaran aku browsing tentang tim ini, Densus 88 singkatan dari Detasemen Khusus 88 yang merupakan satuan khusus dari kepolisian Republik Indonesia untuk menanggulangi aksi teror di negara ini.mereka di latih untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. beberapa dari mereka adalah tim Gegana. Densus 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu al