Skip to main content

Tidak ada kata terlambat


Mungkin ini saatnya mulai menata hidup!
Hmmm....mungkin orang lain akan bilang terlambat
Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali

"Tidak ada kata terlambat" selama Tuhan masih memberikan kesempatan, kenapa kita tidak memulainya.
Entahlah ini kebodohan atau ketidak tahuan dimana hal ini terfikir setelah berbagai peristiwa telah dirsakan dan dilewati

kalau kita berandai-andai seperti : "coba dulu aku....????,pasti tidak seperti ini...., andai saja waktu itu aku...???,hal itu pasti tidak akan terjadi......
"Penyesalan memang pasti ada dan selalu datang setelah kejadian"

Tapi semua itu tidak akan merubah hidup kita jika kita stuck pada kegagalan,
awalnya kegagalan adalah suatu ancaman tapi dapat disadari bahwa itu adalah teguran untuk kita bergerak!.

suatu teguran yang membuat kita lebih dewasa memandang hidup dan menata hidup untuk lebih baik.

"Rencana", mungkin ini yang terkadang terlupakan membuat perencanaan dalam hidup agar hidup kita tertata dengan baik, kebanyakan orang hanya terhanyut dengan suasana dan nasib, padahal itu dapat diubah menjadi lebih baik.

memang tidak mudah bangkit dari suatu kegagalan, perlu support dan motivasi bukan hanya dari diri kita saja tapi dari sahabat, kawan dan bahkan keluarga.

Jangan pernah menyerah dari yang namanya " Gagal", dan jangan kita takut dengan "kegagalan" karena itu adalah proses menuju suatu kesuksesan.


Semoga...... :D



Comments

mAla said…
huaaa.. bener bangett gagal gk mesti ditakuti.. tpi.. rasanya klo dh ketemu sama gagal, mw meweek aja bawaannya.. mw bangkit susahnya minta ampun.. perlu waktu dan tenaga yang gk sedikit utk membuatnya netral seperti semula.. huaaaa... sebel sama gagal..

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah