Skip to main content

" LASKAR PELANGI "


Jangan hanya pernah Bermimpi? setiap orang memiliki mimpi yang berbeda, setiap orang boleh bermimpi dan memimpikan sesuatu, namun kata "mimpi" sebagian orang menganggap hanya sekedar bunga tidur, hanya sekedar menghibur untuk membuat kita lebih bahagia jika mimpi itu suatu hal yang Indah. Bagaimana seandainya kita bermimpi sesuatu yang dianggap sebagian banyak orang tidak akan mungkin terwujud."Laskar Pelangi", sepertinya nama tersebut memiliki kekuatan yang sangat dasyat, sesuatu yang dapat merubah yang tidak mungkin menjadi mungkin.suatu kehidupan nyata anak - anak di belitung dikisahkan dalam sebuah novel yang akhirnya menjadi best seller, suatu Novel yang best seller, lalu dikemas dalam sebuah Film Layar Lebar,sebuah film layar lebar yang memperlihatkan bahwa benar adanya kehidupan di belitung pada masa itu,benar adanya fasilitas pendidikan pada saat itu,benar adanya kehidupan para pendidik pada saat itu, benar adanya kehidupan anak - anak belitung pada masa itu, mereka memiliki impian, impian para laskar seperti lintang,mahar dan ikal, tiga sosok manusia yang memiliki karakter yang kuat dalam film tersebut,impian yang menurut orang lain itu tidak akan pernah mungkin terjadi.

Impian seorang guru seperti bu muslihat yang mengingikan sekolah Islam Muhammadyah itu tetap berdiri, seorang guru yang masih perduli dengan anak-anak belitung yang tidak mampu untuk tetap bersekolah, suatu hal yang dianggap orang impian seorang guru itu tidak akan pernah terwujud, namun tampa disadari impian itu terwujud buktinya sosok anak - anak belitung yang berada pada kelompok Laskar pelangi dapat mewujudkan impiannya itu.walaupun ada impian yang tidak dapat terwujud namun mereka tetap terus bermimpi, bermimpi untuk mencapai impian.

Comments

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah