Skip to main content

Aku TETAPLAH Aku!!!!

Iseng browsing ada site yang isinya puisi gak tau kenapa suka aja sama puisi ini, karena isinya.......seperti curahan hati seseorang dan pas buanget dengan yang aku rasakan.

sayangnya aku lupa mencantumkan penulisnya, bagi yang merasa memiliki tulisan ini, thax banget....menyadarkanku bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan, apapun kenyataannya kita harus tetap selalu mensyukuri apa yang kita miliki dan kita peroleh.

Aku bukan dilahirkan dengan berjuta-juta bakat seperti kebanyakan orang yang memang dikaruniai banyak kelebihan.
Sempat aku memendam kecemburuanku pada orang yang memiliki banyak kelebihan.
Tetapi kini kusadari bahwa aku tetaplah aku…
Akulah seorang anak dara manusia yang diciptakan oleh sang Ilahi, dengan berbagai keunikan yang kumiliki dan kekurangan yang ada pada diriku.
Terima kasih Tuhan karena karuniamu yang begitu baik nan indah.
Terima kasih papa dan mama yang telah susah payah membesarkan anak gadismu ini.
Siapakah aku ini??? Sehingga mendapatkan karunia yang begitu indah menawan.
Aku bukanlah seorang yang terkenal
Aku bukanlah seorang yang mempunyai segudang bakat
Aku bukanlah seorang yang kaya raya
Aku tetaplah aku…
Kini t’lah kutemukan impianku kini.
Kan kuraih kau dengan sekuat tenaga.
Tetapi sanggupkah kekuatanku ini menggapaimu?
Oh impianku…
Jika kau berlari, kan kukejar dikau
Jika kau berhenti, kan kutangkap dikau
Inginku miliki, dan ku gapai sekuat tenaga
Janganlah kau berlari.
Oh impianku…
Kembalilah kepadaku!
Aku menginginkanmu.
Tanpamu hidupku hampa dan tak berarti.
Betapa beruntungnya aku.
Aku tetaplah aku…

Comments

Mardee W said…
aku bukanlah kamu
bukan seperti itu
aku bukanlah dia
bukan seperti mereka
diriku satu
aku adalah aku

Popular posts from this blog

Ramadhan teristimewa di masa pandemik Corona

Marhaban ya Ramadhan , Alhamdulillah masih dipertemukan dengan ramadhan kembali di tahun ini, dan ramadhan tahun ini mungkin sangat special bahkan bisa di bilang Ramadhan teristimewa. kenapa karena saat ini di Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemik Corona, dimana kita umat manusia diharapkan dapat memutus mata rantai wabah ini, dengan berdiam diri dirumah,melakukan physical distancing dan selalu mencuci tangan. hampir 1 bulan lebih saya berdiam diri dirumah dan kebetulan tempat kerja saya sudah memberlakukan WFH ( kerja dari rumah), rasanya luar biasa tidak enak kita melakukan berbagai aktivitas, sekarang dibatasi, dan saat ini sudah memasuki bulan ramadhan, dimana bulan- bulan ramadhan sebelumnya pastinya selalu sudah terplaning , dimana bulan ramadhan , puasa pertama buka bareng keluarga, dimana di minggu ke - 2 puasa biasanya sudah punya rencana bukber ( buka puasa bersama), bareng keluarga besar, kerabat, bareng temen-temen zaman sekolah, bareng sahabat bahk

My Baby Blog's

 Seiringnya waktu, kehidupan itu terus berjalan ada banyak potongan - potongan kisah yang hilang begitu saja, dulu saya adalah seorang wanita single, yang mencari jati diri dan meniti karir dengan pekerjaan yang dapat dibilang saya sangat menyukainya, sampai akhirnya saya di persunting oleh seorang lelaki yang memilki background pekerjaan yang setipe, sehingga bisa saling support dan memahami rutinitas masing - masing ( walaupun ada hal-hal yang bertolak belakang, tapi sebisa mungkin kita redam)

Apa itu New Normal, siapkah kita akan hal ini?

Terhitung bulan Maret Akhir Indonesia di hebohkan dengan adanya WNI kita yang terpapar dan positif corona, sejak terinformasikan itu, maka pemerintah menyatakan bahwa Indonesia statusnya sudah tidak lagi bebas dari COVID-19. Dari Maret akhir dan sampai saat ini, pegerakan masyarakat yang terjangkit masih mengalami naik turun dari data yang di share oleh tim gugus tugas, yang setiap hari menginformasikan, orang yang PDP, Positif COVID-19 dan yang meninggal. selama hampir memasuki 3 bulan , kita melakukan berbagai process dan regulasi yang di buat pemerintah, sampai akhirnya berlaku , PSBB secara bertahap di seluruh wilayah yang terjangkit COVID-19, dan merasakan di tahun ini moment- moment kebersamaan hilang, karena bertepatan, ramadhan dan lebaran, jadi banyak larangan terkait dengan Ibadah dan larangan mudik, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. 3 bulan kita melewati ini semua ,berusaha dengan sabar mengikuti aturan, #tetapdirumahaja, kerja dari rumah, belajar dari rumah